Unswagati Cirebon Sebar 1.304 Mahasiswa ke Desa

Unswagati Cirebon Sebar 1.304 Mahasiswa ke Desa

Unswagati Cirebon Sebar 1.304 Mahasiswa ke Desa

Univesitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon secara resmi melepas 1.304 mahasiswa untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN). Acara pelepasan berlangsung di halaman parkir kampus utama Unswagati Cirebon dengan dihadiri Bupati Cirebon H Sunjaya Purwadisastra, Rektor Unswagati Cirebon H Mukarto Siswoyo, Hj Evi Suhaeni, dan R Beni Sugriasa, Jumat (10/8/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun Reaksi, kali ini penempatan mahasiswa KKN untuk 69 desa, kelurahan, Kota Cirebon. Dari jumlah penempatan mahasiswa KKN terbagi di tujuh kecamatan, di antaranya Kecamatan Depok, Jamblang, Ciwaringin, Gempol, dan Arjawinangun dan dua lagi di Kota Cirebon termasuk Harjamukti menjadi pilihan dalam pelaksanaan KKN.

Bupati Cirebon H Sunjaya Purwadisastra mengatakan apresiasi dan terima kasih kepada rektor dan dosen yang telah menjadikan 69 desa di wilayah Kabupaten Cirebon sebagai lokasi KKN.

“Bagi kami keberadaan mahasiswa KKN bukan sekadar menggugurkan kewajiban akademik semata,

namun lebih dari itu. Keberadaan mahasiswa KKN ke tiap-tiap desa akan menjadi agen pembaharuan sosial. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai kaum akademisi memiliki peran penting dalam masyarakat, utamanya dalam melahirkan strategi, ide dan pemikiran inovatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat komplek,” jelasnya.

Ditambahkannya, kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dengan perguruan tinggi khususnya Unswagati akan terus kita tingkatkan secara khusus.

”Saya ingin memberi apresiasi dan penghargaan kepada LPM Unswagati yang telah menggandeng SKPD Kabupaten Cirebon untuk bekerjasama membangun daerah. Saya mewakili masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan selamat datang, selamat belajar bersama masyarakat, gunakan kesempatan ini untuk berinteraksi dan memahami kondisi nyata masyarakat kami, semoga selesainya kalian nanti ilmu yang kalian dapatkan berguna bagi kemajuan kita bersama,” terang Bupati.

Sunjaya menambahkan, dengan keberadaan mahasiswa sangat memberi manfaat bagi wilayah

Kabupaten Cirebon. Pasalnya mahasiswa dapat memberikan bantuan pemikiran dalam merencanakan pelaksanaan pembangunan karena dengan adanya KKN ini, acara-acara baru dalam melaksanakan pembangunan dan program-program yang telah dilangsungkan dapat berjalan dengan baik.

“Saya berpesan kepada kepala dinas dan camat agar dapat memfasilitasi mahasiswa guna mendapatkan kesuksesan

dan pembelajaran bagi mahasiswa Unswagati yang mengikuti  kegiatan KKN ini,” pintanya.

Sementara itu, Rektor Unswagati Cirebon H Mukarto Siswoyo mengatakan, KKN ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Potensi Desa” adalah bentuk pengabdian masyarakat, hal itu juga diwajibkan bagi setiap pengurus tinggi sebagai kegiatan intra kurikuler yang akan dilaksanakan selama 35 hari ke depan.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/