Konsep Teknologi Digital

Konsep Teknologi Digital

Konsep Teknologi Digital

Saafsaf.Net – Dahulu orang sering mengetik laporan ataupun tulisan dengan menggunakan mesin ketik dan tulisannya hanya hitam saja, namun kini untuk mengetik kita sudah biasa menggunakan laptop ataupun komputer, bukan hanya text tapi gambar pun dapat kita masukan dan dapat memilih text yang kecil, besar, warna hitam ataupun berwarna.

Teknologi digital

Apakah teknologi digital hanya mengacu pada penggunaan komputer, internet, social media, dan e-commerce saja? Istilah teknologi itu sendiri sebenarnya dapat diartikan secara luas sebagai segala entitas, benda, atau sistem terpadu yang bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam menciptakan suatu nilai. Sementara pengertian digital itu sendiri yang paling umum adalah penggunaan nilai diskrit atau kode biner dalam peralatan elektronik.

Sistem digital merupakan bentuk perkembangan dari sistem analog. Sebuah sistem digital menggunakan urutan angka untuk mewakili informasi, dan tidak seperti sinyal analog, sinyal digital bersifat noncontinuous. Secara garis besar, sistem digital memiliki kode dalam bentuk binary, yang besar atau kecil nilainya diukur oleh jumlah bit, atau yag disebut juga dengan bandwidht, karena jumlahnya (bit) akan berpengaruh pada akurasi daripada sistem yang berbasis digital.

Contoh alat yang mengandalkan sistem digital antara lain : (a) MP3 Player, (b) DVD Player, (c) Kamera digital

Sinyal digital, analog, dan tentu saja peralatan yang berkaitan, pada umumya tidak saling kompatibel. Hal ini mengharuskan hubungan antara analog ke digital dan digital ke analog yang membutuhkan proses konversi. Ini akan membatu kita menggunakan peralatan yang berbasis analog dan digital dalam keseluruhan sistem komunikasi.
Komponen-komponen utama yang mengkonversi sinyal analog ke sinyal digital diilustrasikan pada gambar 3.

Konversi sinyal analog ke digital

Sinyal analog diberikan ke dalam ADC (analog-to-digital converter). Ini adalah suatu chip yang men-sampling sinyal pada suatu laju yang sudah ditetapkan sebelumnya, memberikan nilai level kuantum ke setiap sampel, dan mengkonversikan nilai ini ke kode biner. Clock berfungsi menghasilkan suatu pulsa teratur untuk menjamin bahwa kode 1 dan 0 dihasilkan pada interval yang teratur. Sinyal digital yang dihasilkan kemudian ditransmisikan (contoh pada sinyal TV) atau disimpan (contoh pada sebuah CD).

Perbedaan antara Teknologi Digital dan Teknologi Analog

Istilah digital menunjuk kepada jari-jari kaki dan tangan, yang telah dipakai selama ribuan tahun untuk menghitung dan menggambarkan data-data numerik. Teknologi digital sendiri merupakan sistem menghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik. Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana dengan program yang tertentu, seperti komputer analog.

Artikel terkait :