Kegiatan MPLS, tak Ada Lagi Ploncoan Siswa SMA dan SMK

Kegiatan MPLS, tak Ada Lagi Ploncoan Siswa SMA dan SMK

Kegiatan MPLS, tak Ada Lagi Ploncoan Siswa SMA dan SMK

sekolah agar tidak ada lagi tindakan perploncoan dalam kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) kepada siswa baru.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Kota Serang Dindikbud Banten Kholil Badawi mengatakan

, MPLS ini akan berlangsung selama lima hari bagi calon siswa baru. Dalam pelaksanaan, para calon siswa baru akan mendapatkan bimbingan dari sekolah.

“MPLS bertujuan agar nantinya bisa membangun suasana ramah, aman, nyaman dan menyenangkan bagi calon siswa baru. Karenanya kegiatan perploncoan, hukuman fisik tidak mendidik sama sekali, tidak diperkenankan. Makanya kita melarang untuk adanya pembulian senior kepada junior dilakukan dalam MPLS,” kata Kholil saat buka mulainya MPLS di SMKN 1 Kota Serang, Senin (16/7/2018).

Ia menambahkan, MPLS yang dilakukan tahun ajaran (TA) 2018 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016. “Agar tidak adanya penindasan dari kakak kelas terhadap adik kelas karena kita ingin menciptakan suasana MPLS yang nyaman dan damai,” terang dia.

Kholil berharap, kegiatan MPLS TA 2018, para siswa baru bisa menjaga displin

dan mentaati peraturan yang ada. Sehingga dapat menjaga nama baik orangtua di rumah, dan nama baik sekolah.

“Selama kegiatan berlangsung, kami dari Dindikbud Banten akan terus pantau agar setiap sekolah bisa memberikan contoh yang baik dalam pelaksanaan MPLS,” ucapnya.

Asep Tatang, Humas SMKN 1 Kota Serang menjelaskan, selama lima hari MPLS

berlangsung di SMKN 1 Kota Serang di mana para siswa dan siswi baru akan mendapatkan banyak pembelajaran.

“Mulai dari pembelajaran akademik, bersosial dan kedisiplinan,” jelas Asep.

Asep menjelaskan, SMKN 1 Kota Serang siap untuk menaati peraturan Dindikbud Banten dan Kemendikbud. “Kami pastikan di sekolah tidak akan ada pembulian ataupun perpeloncohan,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/