Benahi Sekolah Agar Siswa Betah

Benahi Sekolah Agar Siswa Betah

Benahi Sekolah Agar Siswa Betah

PT Indocement Tunggal Prakarsa terus melanjutkan program Adiwiyata

. Program yang tujuan utamanya untuk merubah prilaku ramah lingkungan khususnya di kawasan pendidikan (sekolah-red) kini lebih ditingkatkan. Corporate Social Responsibility Division Manager Indocement, Sahat Panggabean mengatakan, program ini merupakan salah satu dari program CSR yang dimiliki Indocement untuk lingkungan sekitar.

“Ini untuk meningkatkan kapasitas penyelenggara Adiwiyata di sekolah dan meningkatkan kesiapan sekolah Adiwiyata Nasional menuju sekolah Adiwiyata Mandiri,” kata Sahat, kemarin.

Namun, sambung dia, Adiwiyata masih dipandang sebagai sebuah perlombaan yang menjadi motif utama dari sekolah dan juga pemerintah daerah, untuk mencapai tahapan demi tahapan. Bahkan tidak jarang menjadi kendala sekolah karena memerlukan biaya untuk membangun fasilitas dan sarana prasarana pendukung.

Selain itu, sambung Sahat, kesibukan membenahi sarana prasarana sekolah tersebut

tidak diikuti dengan peningkatan pengetahuan guru dan peserta didik dalam pengelolaan lingkungan di sekolahnya.

“Meskipun sekolah yang bersangkutan telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata, prilaku yang tidak ramah lingkungan masih kerap terjadi. Seperti membuang sampah tidak pada tempatnya dan tanaman yang tidak dirawat dengan baik,” tutur Sahat.

Maka, ucap sahat, program tersebut sejalan dengan misi perusahaan yang senantiasa memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan lingkungannya.

“Dengan demikian terdapat sinergi antara perusahaan dengan masyarakat,

baik melalui sekolah (pendidikan formal) maupun masyarakat umum (pendidikan non formal),” imbuhnya.

Kegiatan program Adiwiyata ini dilaksanakan di SMP Puspanegara, Kecamatan Citeureup. Dalam acara tersebut, melibatkan perwakilan-perwakilan beberapa unsur terkait Adiwiyata dari beberapa sekolah yang telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata.

Woro Januarti, salah seorang tenaga pengaja di Al-Azhar mengatakan, ada banyak dampak positif yang terjadi semenjak sekolahnya kini memiliki status Adiwiyata.

“Sangat signifikan dampaknya. Setelah Adiwiyata, para murid di sekolah jadi lebih peka terhadap lingkungannya dan lebih rajin memelihara serta merawat sekolahnya,” tandas Woro.

 

Sumber :

https://voi.co.id/